Belajar Bisnis dari Jaya Setiabudi dengan 7 Formula untuk Sukses

Bisnis

Di era sekarang yang serba digital ini, banyak pengusaha-pengusaha muda yang membangun bisnis start up mulai bermunculan. Kebanyakan diantara mereka masuk ke dalam kategori UMKM, yakni usaha mikro, kecil dan menengah. Jika menurut pada UU no.20 tahun 2008, mereka yang masuk ke dalam kategori mikro adalah yang memiliki aset di bawah 50 juta rupiah. Sedangkan untuk kecil dan menengah, masing-masing aset yang harus dimiliki adalah maksimal 500 juta rupiah dan 10 Milyar rupiah. Namun yang disayangkan, masih sedikitnya bimbingan yang didapat para pelaku usaha ini. Nah, salah satu mentor yang sering menginspirasi anak muda adalah Jaya Setiabudi.

Sosok pendiri YukBisnis.com tersebut merupakan salah satu sosok yang bisa dianggap sebagai “dosen bisnis” di dalam usaha start up Indonesia. YukBisnis.Com sendiri merupakan salah satu jasa penyedia online shop buatan dalam negeri. Portal ini menggratiskan para pengusaha yang ingin membuat online shop sendiri dengan mudah dan cepat. Bahkan, prosesnya pun tidak sampai 5 menit lho. Berdiri tahun 2012, kini YukBisnis.Com sudah menjadi salah satu platform penjualan online terbesar di Indonesia.

Lantaran pengalaman dan sepak terjangnya inilah, tidak ada salahnya kali ini kita belajar bisnis dari Jaya Setiabudi. Kita akan mengenal siapakah dia, bagaimana ia mendirikan kerajaan bisnisnya, dan trik-trik apa yang dapat kita serap untuk memiliki bisnis sepertinya. Nah, tidak usah berlama-lama, langsung aja nih kita simak informasi tentang tips bisnis dari Jaya Setiabudi. Check this out!

pxhere.com

Kisah Sukses Jaya Setiabudi

Dilansir dari Suara.com, siapa yang menyangka jika Jaya Setiabudi dulunya pernah disumpahi tidak akan sukses oleh salah satu gurunya. Hal ini karena sikapnya yang sangat bandel dan tidak bisa diatur. Bahkan, pria kelahiran Semarang 46 tahun silam ini hampir dikeluarkan juga dari sekolah. Sikap Jaya mulai berubah saat ia dewasa dan bercita-cita menjadi seorang pengusaha. Ayahnya pun mendukung penuh keputusannya ini. Ada satu moto yang Ayah Jaya Setiabudi tanamkan dan patut dicontoh para anak muda sekarang, yakni lebih baik memiliki usaha kecil namun disebut bos daripada bekerja di perusahaan besar tapi disebut karyawan.

Itulah mengapa Jaya semakin mantab dengan jalannya. Ia memutuskan menimba ilmu di salah satu anak perusahaan milik Astra Group dan menjadikan pengalamannya ini sebagai bekal membangun bisnis. Pada Agustus tahun 1998, Jaya membangun bisnis dengan modal sebesar 4,5 juta dengan dua orang rekannya namun gagal. Meski begitu, Jaya tetap bangkit lagi dan membangun bisnis kembali. Beruntung, bisnisnya berjalan lancar. Selain Batam, Jaya pun mendirikan bisnis di Jakarta.

Tahapan Bisnis

Jika ada yang bilang bisnis bisa dijalankan dengan mudah, maka orang tersebut pasti belum pernah melakukan bisnis di dalam hidupnya. Namun, bisnis juga tidak sesulit apa yang ditakutkan mereka-mereka yang takut melakukannya. Layaknya berjalan menapaki anak tangga, bisnis juga tidak bisa dijalankan dengan harapan langsung tiba di puncak. Pasti ada tahap-tahap yang perlu dilewati, jatuh bangun, dan berbagai permasalahan yang memperkuat usaha kita. Semua hal tersebut juga bisa dilewati dengan ilmu, bukan dengan ala kadarnya.

Selain itu, bisnis juga tidak mengenal konsep jawaban benar atau salah. Yang ada, bisnis hanya mengenal tindakan dan efeknya saja. Apa yang kita putuskan, dampak apa yang diterima, dan bagaimana hasil akhirnya. Inilah mengapa banyak calon pebisnis yang masih ragu memulai usahanya. Mereka memiliki niat, tapi takut mencoba. Kebanyakan merasa takut dengan jenis usaha yang akan dilakukan. Mereka masih belum yakin bisnis apa yang akan dijalankan, bagaimana melakukannya, dan juga cara mempertahankannya.

pxhere.com

Nah, dilansir dari yea-indonesia.com, berikut ada beberapa tips dari Jaya Setiabudi dalam membangun bisnis sukses, yaitu :

  1. Sapi Perah

Sapi perah disini bukan berarti kita harus berbisnis sapi, melainkan kita harus memiliki bisnis layaknya sapi yang bisa diperah susunya setiap hari. Di awal memulai kerajaan bisnis, kita harus membuat sebuah usaha yang dapat menghasilkan cashflow harian. Misalnya saja pedagang sayur, kedai bakso, dan lain sebagainya. Tidak harus penjual makanan yang memiliki bangunan sendiri, kita juga bisa berbisnis online seperti reseller kosmetik, dropshiper tas, dan produk-produk lainnya. Jika bisnis ini sudah berjalan sendiri tanpa perlu kendali Anda, mulailah berbisnis lagi dengan jenis lainnya.

  1. Anjing

Bisnis dikatakan menjadi anjing jika menjadi tidak produktif. Entah kenapa penyebutan anjing dilakukan, namun menurut Jaya Setiabudi, bisnis dalam tahap ini harus segera dialihtangankan agar tidak menyebabkan kerugian. Salah satu bisnis jenis ini adalah usaha wartel. Dulu bisnis ini marak, namun seiring perkembangan zaman, usaha ini tergilas oleh adanya ponsel.

  1. Bintang

Pengusaha tahap ini pasti sudah melalui bisnis sapi perah yang bisa menghasilkan net worth dengan baik. Namun Anda tidak boleh berhenti disana dan harus terus meraih bintang. Dalam bisnis ini, prospek Anda sudah tertera jelas dan hanya memerlukan ketelatenan.

pxhere.com
  1. Tanda Tanya

Bagi Anda yang kesulitan menemukan prospek bisnis, tidak ada salahnya Anda melihat orang lain. Bukan meniru, namun lebih kepada mencari inspirasi. Tidak ada salahnya, bukan?

Nah, demikianlah ulasan mengenai belajar bisnis dari Jay

a Setiabudi. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *