Tips Menata Pisau Dapur

home

Dapur merupakan salah satu komponen pada rumah yang memiliki fungsi penting yakni untuk memasak. Dalam memasak, tentunya membutuhkan berbagai peralatan salah satunya adalah Pisau dapur yang merupakan salah satu peralatan penting dalam dapur. Iya dengan pisau dapur kita bisa mengiris dan mengupas berbagai bahan makanan yang akan kita masak.

Dalam perkembangannya, pisau dapur dikembangkan menjadi beberapa jenis mulai dari bahan, bentuk dan ukurannya. Dalam hal ini setiap jenis atau bentuk pisau dapur memiliki fungsinya masing-masing, sehingga Anda memerlukan beberapa jenis pisau untuk melengkapi koleksi Anda di dapur. Nah selain penggunaannya, perawatan pisau dapur juga penting untuk dilakukan. Hal ini bertujuan agar pisau tetap aman untuk digunakan, pisau menjadi lebih awet tajam, dan tetap bersih sehingga tidak berpengaruh pada kesehatan makanan yang akan kita masak. Nah bagi Anda yang ingin mencari informasi tentang kitchen set, Anda dapat mengakses ruangarsitek.id.

Tips Memilih Pisau Dapur

Pisau dapur memang merupakan salah satu perabot dapur yang cukup penting. Saat ini terdapat banyak sekali jenis-jenis pisau dapur mulai dari pisau buah, pisau untuk mengiris daging, pisau untuk makan, dan lain sebagainya. Nah dalam hal ini tentunya Anda memerlukan beberapa pisau dapur untuk mendukung berbagai aktivitas memasak atau makan. Berikut adalah beberapa tips dalam memilih pisau dapur:

  1. Pilih jenis pisau dapur yang dibutuhkan

Seperti yang sudah disampaikan diatas, bahwa saat ini terdapat beberapa jenis pisau dapur yang diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Pisau santoku yang memiliki desain bulat pada bagian ujung dan bagian tajamya tidak mengarah ke tangan. Pisau ini biasanya digynakan untuk memotong berbagai jenis makanan seperti ikan, daging, dan sayuran.
  • Pisau daging yang merupakan jenis pisau yang memiliki ukuran lebar, ujungnya lancip dan mudah di pegang. Meskipun sebenarnya fungsi utama dari pisau ini adalah untuk memotong daging, namun pisau ini juga dapat digunakan untuk pisau sehari-hari.
  • Pisau petty merupakna pisau dapur kecil dengan panjang mata pisau sekitar 10 cm. Pisau ini lebih cocok untuk digunakan sebagi pisau pengupas dan mendekorasi bahan-bahan makanan.
  • Pisau roti merupakan pisau yang memiliki mata bergigi sehingga sangat mudah untuk digunakan memotong roti dengan rapi.

Nah dari beberapa jenis diatas, Anda dapat memilih jenis-jenis pisau yang Anda butuhkan.

  1. Pilih material pisau

Material pisau juga harus menjadi pertimbangan ketika membeli pisau dapur. Pasalnya material pisau dapur berkaitan dengan keamanan, ketajaman, dan perawatannya. Pada umumnya terdapat beberapa jenis material yang digunakan sebagai pisau dapur. Yang pertama adalah stainless steel yang mana bahan ini sangat mudah digunakan dna mudah untuk dibersihkan. Material ini juga tidak mudah berkarat sehingga aman untuk digunakan. Yang kedua yakni pisau bebahan baja yang mana memiliki bobot yang lebih berat. Namun pisau dari baja ini memiliki ketajaman yang cukup tahan lama. Sebenarnya pisau baja ini tidak mudah berkarat meskipun sering digunakan, akan tetapi pisau ini juga akan mudah berkarat ketika sering di diamkan dalam kondisi basah. Yang ketiga yakni pisau berbahan keramik yang mana jenis pisau ini lebih ringan digunakan, membuat bahan makanan tidak berbau logam, namun daya tahannya yang lebih rendah dibanding bahan yang lain membuat pisau keramik ini jarang digunakan.

Tips Menyimpan Pisau Dapur agar Tetap Tajam

Pisau dapur merupakan salah satu peralatan dapur yang memiliki fungsi sangat penting. Dengan pisau dapur kita bisa mengupas dan memotong berbagai bahan makanan. Pisau yang mudah untuk digunakan dalam memasak tentunya pisau yang tajam dan memiliki desain yang sesuai fungsinya. Namun seiring berjalannya waktu dan penggunaannya, kettajaman pisau akan mulai menurun.  Berikut adalah beberapa tips menyimpan pisau agar tetap tajam dan tahan lama:

  1. Jauhkan pisau dari wastafel

Menaruh pisau di wastafel atau kubangan air juga tidak baik. Sebaiknya Anda menyimpan pisau jauh dari kubangan air sehingga pisau akan tetap kering dan tidak terkontaminasi oleh berbagai zat yang terkandung di dalam kubangan air terebut. Selain itu pisau yang lebih sering terkena air dan dibiarkan basah ketika sudah tidak digunakan juga akan membuat pisau berkarat dan tentunya ketajaman pisau akan menurun.

  1. Jauhkan dari kulkas

Selain menjauhkan pisau dari wastafel, pisau hendaknya juga dijauhkan dari kulkas. Kebiasaan-kebiasaan menggunakan pisau untuk aktifitas kulkas misalnya mencungkil es batu, juga akan membuat pisau berkurang ketajamannya. Selain itu hal tersebut juga akan mengakibatkan kulkas menjadi rusak.

  1. Hindarikan pisau dari terik matahari

Pisau yang sering terkena terik matahari, lama kelamaan juga akan mengalami kerusakan. Pasalnya memang hal tersebut aka mengakibatkan adanya proses kimia antara oksigen dan air yang terkena cahaya dapat membentuk karat pada besi sehingga pisau cepat rusak. \

  1. Gantung pisau

Cara penyimpanan pisau yang baik adalah digantung. Hal ini selain lebih aman dari kemungkinan melukai anggota tubuh, juga lebih mengamankan ujung atau permukaan pisau berbenturan dengan benda-benda keras.

  1. Lakukan perawatan sebelum menyimpannya

Setelah selelsai menggunakan pisau, maka sebaiknya Anda melakukan perawatan terlebih dahulu sebelum menyimpannya. Perawatan bisa dilakukan mulai dari membersihkannya, melapisi dengan lemon agar tdak berkarat, dan sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *