Sakit Perut Karena Maag, Begini Cara Mengobatinya

Makanan adalah salah satu kebutuhan utama manusia. Setiap harinya tubuh manusia memerlukan asupan makanan untuk bisa berfungsi dengan normal. Jumlah asupan makanan yang dibutuhkan setiap orang berbeda-beda. Kebutuhan tersebut dapat berbeda sesuai dengan usia, berat badan, kondisi kesehatan dan beberapa faktor lainnya.

Sayangnya dewasa ini banyak orang yang makan hanya sekedar untuk kenyang saja. Padahal mengkonsumsi makanan seharusnya memerhatikan banyak aspek. Setiap orang harus mempunya pola makan yang terjaga dengan baik agar kesehatannya tetap prima. Pola makan yang baik mencakup waktu makan yang teratur serta asupan nutrisi yang diperhatikan dengan seksama sesuai kebutuhan tubuh.

Normalnya manusia perlu makan 3 kali sehari. Sementara untuk kelengkapan nutrisi Anda pasti sudah tidak asing dengan istilah 4 sehat 5 sempurna. Makan 3 kali sehari dengan asupan gizi 4 sehat 5 sempurna sangatlah penting untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama bagi Anda yang memiliki kesibukan tinggi.

Sebaliknya, memiliki pola makan yang kurang terjaga akan memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Ada banyak penyakit yang sangat mungkin timbul karena kesalahan pola makan. Makan tidak teratur, misalnya, akan menyebabkan rasa sakit perut yang dalam istilah medis dikenal dengan nama penyakit maag.

Banyak sekali orang yang mengidap penyakit maag. Penyakit ini tidak mengenal usia. Baik orang tua maupun muda rentan terkena penyakit ini bila tidak menjaga pola makannya dengan baik. Agar Anda tidak turut menjadi penderita penyakit kambuhan ini, ada baiknya Anda mengenali penyakit ini dengan baik sehingga bisa berusaha mencegahnya.

www.pexels.com

Penyebab Penyakit Maag

Ada banyak faktor yang bisa mengakibatka seseorang menderita penyakit maag. Berikut adalah penyebab paling umum yang harus Anda ketahui:

  • Makan Tidak Teratur

Setiap saat lambung manusia memproduksi asam lambung yang berfungsi untuk menghancurkan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Dalam beberapa jam asam lambung ini akan berada dalam jumlah yang cukup banyak dan siap melumat makanan. Jika tubuh tak kunjung menerima makanan, asam lambung akan mulai naik dan mengakibatkan rasa sakit pada perut dan ulu hati.

www.pexels.com

Agar asam lambung tidak melukai dinding lambung dan bagian pencernaan lainnya, tubuh harus mendapatkan asupan makanan dengan waktu yang teratur. Usahakan untuk makan minimal 3 kali dalam sehari. Anda yang sudah terlanjur punya asam lambung tinggi bisa juga menyelipkan kudapan ringan di sela-sela waktu makan berat.

  • Terlalu Banyak Mengkonsumsi Makanan Pedas

Ternyata bukan hanya jadwal makan yang harus diperhatikan untuk mencegah datangnya penyakit maag. Makanan yang dikonsumsi juga harus diperhatikan dengan baik. Hindari terlalu banyak memakan makanan yang pedas. Makanan pedas akan menghasilkan sensasi panas pada perut dan berkemungkinan melukai lambung.

Selain makanan pedas, makanan yang banyak mengandung lemak juga harus dihindari. Makanan yang banyak mengandung lemak membuat sistem pencernaan harus bekerja lebih keras untuk mencernanya. Kondisi tersebut sangat mungkin membuat lambung memproduksi asam dalam jumlah yang lebih banyak dari seharusnya.

  • Konsumsi Kafein dan Alkohol Berlebih

Sebagian besar dari Anda yang menggemari kopi pasti cukup akrab dengan masalah asam lambung. Zat kafein yang banyak terkandung dalam kopi memang bisa memicu meningkatnya asam lambung. Tak hanya itu, asupan kafein yang berlebih di dalam tubuh bisa pula meningkatkan debar jantung yang tentunya tak baik bagi kesehatan.

Selain kafein, mengkonsumsi alkohol dan merokok juga merupakan 2 kebiasaan yang tak baik bagi kesehatan lambung. 2 kebiasaan ini sebaiknya dihindari jika tak ingin memiliki sakit maag.

www.pexels.com
  • Stress

Tak hanya kondisi fisik, ternyata stress juga bisa memicu meningkatnya asam lambung. Ketika seseorang tengah berada dalam kondisi stress hormon di dalam tubuhnya bisa menjadi kurang seimbang. Produksi hormon yang tidak seimbang ini kemudian memicu lambung untuk memproduksi asam yang dalam jumlah yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Kondisi maag pada orang yang tengah stress bisa semakin parah jika stress sampai mengakibatkan gangguan tidur. Kekurangan tidur di malam hari memang cenderung membuat perut kembung dan asam lambung meningkat.

Gejala Maag

Sakit maag tidak bisa dianggap sepele. Jika terus menerus dibiarkan penyakit ini bisa berubah menjadi penyakit kronis yang cukup mengganggu. Apalagi ternyata maag juga bisa menjadi tanda bagi penyakit lain yang lebih serius. Jika intensitas kambuhnya sakit maag tinggi sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Berikut adalah gejala sakit maag yang harus Anda waspadai:

  • Sakit Perut

Ketika penyakit maag tengah kambuh, penderitanya akan merasakan sakit pada perut dan ulu hati. Rasa sakit itu berupa sensasi seperti ditusuk-tusuk pada bagian ulu hati atau sensasi seperti dipelintir di sekitar area lambung. Rasa sakit biasanya akan terus berlangsung dan tidak hilang dengan sendirinya.

www.pexels.com

Pada sakit maag yang sudah kronis, sakit dari perut bisa menjalar hingga ke area punggung. Punggung akan terasa pegal dan ada sedikit sensasi panas. Pertolongan pertama pada rasa sakit ini adalah mengkonsumsi obat maag dan meminum air hangat.

  • Perut Kembung

Pada beberapa kasus, sakit maag tidak hanya diakibatkan oleh meningkatnya asam lambung. Penyakit ini juga bisa disebabkan oleh tingginya kandungan gas di dalam perut. Akibatnya adalah perut menjadi kembung dan sering buang angin. Perut yang sedang kembung biasanya akan terasa keras ketika ditekan. Cobalah mengkonsumsi air hangat untuk meredakannya.

  • Mual dan Muntah

Pada titik tertentu, tubuh memiliki mekanisme tersendiri untuk mengurangi kadar asam lambung dan gas yang kelewat tinggi. Mekanisme tersebut adalah muntah yang biasanya akan diawali dengan rasa mual.

Reaksi lain yang umum ditemui ketika maag tengah kambuh adalah refluks. Refluks ialah kondisi di mana makanan atau cairan dari lambung kembali naik ke kerongkongan. Pertolongan pertama pada kondisi ini ialah mengkonsumsi banyak air putih agar tidak dehidrasi.

Setelah mengetahui penyebab dan gejala dari sakit maag Anda tentu bisa menyimpulkan sendiri bagaimana cara agar tidak terserang penyakit ini. Cara yang paling utama adalah makan dengan teratur. Hindari makanan yang terlalu pedas dan terlalu berlemak. Jangan lupa untuk menghindari kebiasaan buruk seperti merokok dan mengkonsumsi alkohol.

www.pexels.com

Bagi Anda yang sudah terlanjur mengindap penyakit maag, tugas utama Anda adalah mencegah agar penyakit tersebut tidak kambuh. Anda sebaiknya menyimpan produk Nasa khusus sakit maag untuk berjaga-jaga.

Salah satu produk Nasa yang baik untuk para penderita maag adalah Natural Lecithin. Produk ini bisa membantu mengendalikan kadar asam yang diproduksi oleh lambung. Produk-produk dari Nasa aman dikonsumsi dalam jangka panjang karena terbuat dari bahan-bahan herbal alami. Bila ingin mendapatkan harga yang lebih murah Anda bisa mencoba membelinya dalam bentuk paket yang banyak disediakan oleh para pedagang obat online.